Novel ini sangat kental dengan adat, sebagaimana novel-novel Buya Hamka yang lain. Seorang Adnan begitu dipersiapkan oleh ibunya untuk merantau, dikasih modal awal yang paling urgen. Pertama, nasi sekampir sebagai bekal untuk diperjalanan. Kedua, samba lado sebungkus untuk lauk pauk. Ketiga, tulang punggung sendiri yang harus siap sedia untuk mengarungi kehidupan di perantauan (hlm. 1). Peranta…
Novel ini sangat kental dengan adat, sebagaimana novel-novel Buya Hamka yang lain. Seorang Adnan begitu dipersiapkan oleh ibunya untuk merantau, dikasih modal awal yang paling urgen. Pertama, nasi sekampir sebagai bekal untuk diperjalanan. Kedua, samba lado sebungkus untuk lauk pauk. Ketiga, tulang punggung sendiri yang harus siap sedia untuk mengarungi kehidupan di perantauan (hlm. 1). Peranta…